Archive for July, 2008

Tentang Bunga Sakura

Monday, July 14th, 2008

Sakura berasal dari kata “Saku” (bahasa Jepang yang artinya “mekar”) ditambah dengan akhiran yang menyatakan bentuk jamak “ra”. Dalam bahasa Inggris, bunga Sakura disebut cherry blossom.

Sakura merupakan bunga nasional negara Jepang yang mekar pada musim semi (awal April hingga akhir April). Bagi orang Jepang, bunga Sakura merupakan simbol penting yang kerap diasosiasikan dengan perempuan, kehidupan, kematian, sehingga kita dapat menemukan lambang bunga Sakura di mana saja di Jepang -pada barang-barang konsumen seperti kimono, alat-alat tulis dan peralatan dapur. Bunga Sakura juga merupakan simbol untuk mengekspresikan ikatan antarmanusia, keberanian, kesedihan dan kegembiraan. Sakura juga menjadi metafora untuk ciri-ciri kehidupan yang tidak kekal bagi masyarakat Jepang.

Kesempatan langka piknik beramai-ramai di bawah pohon Sakura untuk menikmati mekarnya bunga Sakura disebut o-hanami.

Pohon Sakura merupakan pohon yang tergolong dalam familia Rosaceae, genus Prunus yang sejenis dengan pohon plum, peach atau apricot, tetapi secara umum Sakura digolongkan dalam subgenus sakura.
Bunga Sakura

Warna bunga tergantung pada spesiesnya, ada yang berwarna putih dengan sedikit warna merah jambu, kuning muda, merah jambu, hijau muda atau merah menyala. Bunga digolongkan menjadi 3 jenis berdasarkan susunan daun mahkota:
bunga tunggal dengan daun mahkota selapis
bunga ganda dengan daun mahkota berlapis
bunga semi ganda

Pohon Sakura berbunga setahun sekali, di pulau Honshu, kuncup bunga Sakura jenis Someiyoshino mulai terlihat di akhir musim dingin dan bunganya mekar di akhir bulan Maret sampai awal bulan April di saat cuaca mulai hangat.

Di Jepang, mekarnya Sakura jenis Someiyoshino dimulai dari Okinawa di bulan Februari, dilanjutkan di pulau Honshu bagian sebelah barat, sampai di Tokyo, Osaka, Kyoto pada sekitar akhir Maret sampai awal April, lalu bergerak sedikit demi sedikit ke utara, dan berakhir di Hokkaido di saat Golden Week.

Setiap tahunnya pengamat Sakura mengeluarkan peta pergerakan mekarnya bunga Sakura Someiyoshono dari barat ke timur lalu utara yang disebut Sakurazensen. Dengan menggunakan peta Sakurazensen dapat diketahui lokasi bunga Sakura yang sedang mekar pada saat tertentu.
Ciri Khas

Ciri khas Sakura jenis Someiyoshino adalah bunganya yang lebih dahulu mekar sebelum daun-daunnya mulai keluar. Puluhan, ratusan, bahkan ribuan batang pohon yang berada di lokasi yang sama, bunganya mulai mekar secara serentak dan rontok satu per satu pada saat yang hampir bersamaan.

Bunga Sakura jenis Someiyoshino hanya dapat bertahan kurang lebih 7 sampai 10 hari dihitung mulai dari kuncup bunga terbuka hingga bunga mulai rontok. Rontoknya bunga Sakura tergantung pada keadaan cuaca dan sering dipercepat oleh hujan lebat dan angin kencang. Beberapa jenis burung dikenal suka memakan bagian bunga yang berasa manis, sedangkan burung merpati memakan seluruh bagian bunga.

Kesempatan langka piknik beramai-ramai di bawah pohon Sakura untuk menikmati mekarnya bunga Sakura disebut o-hanami. Saat melakukan O-hanami adalah ketika semua pohon Sakura yang ada di suatu tempat bunganya sudah mekar semua.

Di Jepang terdapat standar untuk menyampaikan informasi tingkat mekar bunga Sakura, mulai dari terbukanya kuncup bunga (Kaika), mekarnya 10% dari kuncup bunga yang ada di pohon (Ichibuzaki) sampai bunga mekar seluruhnya (Mankai). Bunga yang rontok segera digantikan dengan keluarnya daun-daun muda. Pohon Sakura yang bunganya mulai rontok dan mulai tumbuh daun-daun muda sebanyak 10% disebut Ichibu hazakura, sedangkan pohon Sakura yang semua bunga sudah rontok dan hanya mempunyai daun-daun muda disebut Hazakura.

Bunga dari pohon jenis Yamazakura mekar lebih lambat dibandingkan jenis Someiyoshino dan bunganya mekar bersamaan dengan keluarnya daun-daun muda.
Jenis-Jenis Pohon Sakura

Sebagian besar jenis pohon Sakura merupakan hasil persilangan, misalnya jenis Someiyoshino yang tersebar di seluruh Jepang sejak zaman Meiji adalah hasil persilangan pohon Sakura di zaman Edo akhir. Sakura jenis Someiyoshino inilah yang sangat tersebar luas, sehingga kebanyakan orang hanya mengenal Someiyoshino (yang merupakan salah satu jenis Sakura) sebagai Sakura.

Pada zaman dulu sebelum ada jenis Someiyoshino, orang Jepang mengenal bunga Sakura yang mekar di pegunungan yang disebut Yamazakura dan Yaezaki no Sakura sebagai Sakura. Di saat mekarnya bunga Sakura, ribuan batang pohon Yamazakura yang tumbuh di pegunungan Yoshino (Prefektur Nara) menciptakan pemandangan menakjubkan warna putih, hijau muda, dan merah jambu.

Beberapa jenis Sakura:
Edohigan
Edohigan adalah Sakura yang mekar di Hari Ekuinoks Musim Semi dan bunganya paling panjang umur. Jenis-jenis lain yang serupa dengan Edohigan adalah Ishiwarizakura dan Yamadakashinyozakura yang termasuk pohon Sakura yang dilindungi. Miharutakizakura adalah salah satu jenis Edohigan yang rantingnya menjuntai-juntai, sedangkan Yaebenishidare dikenal daun bunganya yang banyak dan warnanya yang cerah.
Hikanzakura
Hikanzakura atau disebut juga Kanhizakura adalah Sakura yang tersebar mulai dari wilayah Tiongkok bagian selatan sampai ke Pulau Formosa. Kanhizakura banyak ditemukan tumbuh liar di Prefektur Okinawa. Di benak orang Okinawa, kata “Sakura” sering berarti Hikansakura. Pengumuman mekarnya bunga Sakura di Okinawa biasanya berarti mekarnya Hikanzakura. Di Okinawa, kuncup bunga Hikanzakura mulai terbuka sekitar bulan Januari atau Februari. Di Pulau Honshu, Hikanzakura banyak ditanam mulai dari wilayah Kanto sampai ke Kyushu dan biasanya mulai mekar sekitar bulan Februari atau Maret.
Fuyuzakura
Fuyuzakura adalah jenis pohon Sakura yang bunganya mekar sekitar bulan November sampai akhir bulan Desember. Onishimachi di Prefektur Gunma adalah tempat melihat Fuyuzakura yang terkenal.
Sakura dan Buah Ceri

Pohon Sakura menghasilkan buah yang dikenal sebagai buah Ceri (bahasa Jepang: Sakuranbo). Buah Ceri yang masih muda berwarna hijau dan buah yang sudah masak berwarna merah sampai merah tua hingga ungu. Walaupun bentuknya hampir serupa dengan buah Ceri kemasan kaleng yang dikenal di Indonesia, buah Ceri yang dihasilkan pohon Sakura ukurannya kecil-kecil dan rasanya tidak enak sehingga tidak dikonsumsi.

Pohon Sakura yang menghasilkan buah Ceri untuk keperluan konsumsi umumnya tidak untuk dinikmati bunganya dan hanya ditanam di perkebunan. Produsen buah Ceri terbesar di Jepang berada di Prefektur Yamagata. Buah Ceri produk dalam negeri Jepang seperti jenis Sato Nishiki harganya luar biasa mahal. Di Jepang, buah Ceri produksi dalam negeri hanya dibeli untuk dihadiahkan pada kesempatan istimewa. Buah Ceri yang banyak dikonsumsi masyarakat di Jepang adalah buah Ceri yang diimpor dari negara bagian Washington dan California di Amerika Serikat.

Kisah Lisa dan Laut

Monday, July 14th, 2008

Namanya Lisa Halim. Suara penyanyi asal Jepang ini tengah mengakrabi pendengar radio swasta di berbagai kota mulai di Sumatera hingga ke Sulawesi.

Lagu Lisa memang menjadi andalan program siaran Tokyo Beat 2008 yang dibuat Japan Foundation Indonesia. Pusat kebudayaan negara matahari terbit ini menganggap sosok penyanyi yang ayahnya orang Indonesia dan ibunya asal Jepang ini paling pas sebagai ikon ulang tahun emas persahabatan Indonesia-Jepang.

Namanya memang belum familiar di Indonesia, apalagi di negara asalnya, perempuan berusia 23 tahun ini terbilang pendatang baru karena album major label baru keluar tahun lalu setelah sebelumnya malang melintang di jalur indie. Meski begitu, lagu-lagunya diputar di banyak radio dan wajahnya kerap kali muncul di televisi dan sampul majalah.

Karir musik Lisa bermula dari sekeping cakram padat album Whitney Houston “I Will Always Love You” yang menjadi hadiah ulang tahun ke sepuluh dari ibunya. Lagu demi lagu didengarnya berulang-ulang hingga akhirnya Lisa kecil semakin gemar menyanyi dan menulis lirik lagu.

Usia Lisa baru 15 tahun ketika penyanyi pop Jepang, Tina, kepincut lirik buatannya. Tina lalu membuat lagu dengan lirik itu.

Tapi Lisa tidak mau berhenti menjadi penulis lirik saja. Ia memberanikan diri tampil membawakan lagu Mariah Carey di depan banyak orang dan akhirnya memutuskan belajar teknik vokal di Hajima Vocal Academy Lewat akademi musik ini juga Lisa bisa menelurkan single pertamanya pada 2003.

Hingga saat ini Lisa konsisten menulis sendiri semua lagu dalam albumnya. Lagunya ciptaannya memang tipikal musik pop Jepang dengan tempo lambat dengan liriknya romantis nan lembut.

Gadis yang gemar wisata kuliner ini memang berpenampilan lembut seperti lagu-lagunya. Tapi di balik penampilan yang feminin itu ternyata penyuka buah mangga ini menekuni olahraga snowboarding dan berselancar yang penuh tantangan fisik. Ia selalu menyempatkan pergi ke pegunungan dan pantai yang sepi demi hobinya ini.

Kegemaran Lisa ini menjadi buah bibir para penggiat olahraga ini yang belakangan banyak menjadi penggemarnya. Maka tak heran kalau lagunya dijadikan image song pertandingan snowboard se-Jepang, “Winter Sports Festa Season 7” dan “Tiger Sahara Cup”.

Bagi Lisa ini berkah tersendiri karena olahraga yang penuh tantangan itu ternyata bisa mendukung karir musiknya. “Kalau tak menghadapi tantangan, kesempatan tak akan datang,” ujar Lisa soal moto hidupnya.

Inspirasi lagu Lisa juga datang di sela-sela olahraga ini, terutama saat berselancar di laut. Lisa memang jatuh cinta pada laut dan pantai. Gadis pencinta seafood ini menghabiskan banyak waktu di pantai untuk menulis lirik lagu.

Ketika membuat lagu, Lisa ingin pendengar musiknya ikut menikmati kecintaannya pada pantai dan laut. “Aku ingin laguku datang ke pendengarnya seperti gulungan ombak dan tiupan angin sepoi yang menerpa pantai.”

Gita Gutawa, Gang Kelinci

Sunday, July 13th, 2008

gita

Dari hasil statistik kemaren, page paling “laku” di blog ini adalah
Soundtrack Film LOVE, dan soundtracknya pun laku banget. Dari situ aku
fikir, penggemar Gita Gutawa ternyata banyak juga yah.. Aku baru dapet
beberapa lagu lagi dari Gita Gutawa.. Salah satunya itu REMAKE dari
lagu jaman jadul bin jebot jaman Siti Nurbaye.. Ini dia lagunya yang
bertitel “Gang Kelinci”. Pernah denger dong ama lagu ini, jaman mama
papa kita masih remaja gitu. Single ini makin apik lagi karena
dinyanyiin versi Gita Gutawa. Penasaran? Dengerin deh lagunya..

DOWNLOAD : GITA GUTAWA - Gang Kelinci

Winnie Kok, Kau Ada Dimana

Sunday, July 13th, 2008

Kita ketemu lagu yang rotasi penayangan
klipnya lumayan kenceng di tv-tv swasta Indonesia. Dari penyanyi
Malaysia yang ngeluarin debut album berbahasa melayu pertamanya setelah
sempat merilis 3 album mandarin. Namanya Winnie Kok.

Winnie K

Di album yang diedarkan oleh Trinity Optima Production Indonesia ini
ia menyanyikan lagu Indonesia dengan logat Malaysia yang merupakan
sesuatu yang baru dan unik.
Album ini didukung tujuh lagu ciptaan komposer terkenal Malaysia
seperti Ajai, Ramli MS, Audi Mok, Tam Spider dan Cat Farish serta dari
Indonesia satu lagu adalah ciptaan Daviq dan dua lagi ciptaan Yudis.

Lagu-lagu Winnie terkenal danceable karena konsep dance sudah ia
lakukan di tiga album mandarinnya terdahulu. Di mana tidak hanya
menyanyi, tapi juga menari secara serius yang merupakan ciri khas
seorang Winnie. Buktikan dengan single New Release hari ini.

DOWNLOAD : WINNIE KOK - Kau Ada Dimana
DOWNLOAD : WINNIE KOK - Kau Ada Dimana (No Tag)

Give blood, play rugby

Sunday, July 13th, 2008

Hanoi

The place to be this Sunday in Hanoi is no doubt the Thuy Loi stadium. The Hanoi Dragons, a local Hanoi rugby club, is hosting a mixed touch tourney this weekend with 6-8 teams sponsored by many of the fine bars and restaurants around town. See who wins between Jacc’s (the favourite), Titanic Bar (the challengers), Vine (the pretty boys/girls), Finnegan’s (a motley crew), the Backpackers (the wild card), and the Aussie Rules Swans (strong contenders if they figure out the rules). What could be more fun than watching others triumph or humiliate themselves while you sit outside and have a beer and BBQ on a nice sunny day.

Where: Thuy Loi Stadium, Ngo 95, Chua Boc (near Asean Hotel, down from Star Bowl)

When: Sunday, March 27 10.30am – 4.00pm

For one weekend only, Hanoi’s own amateur non-profit theatre group, the Hanoi International Theatre Society, will present Eugene’s Ionesco’s “The Bald Prima Donna.” The Hanoi group, known for their offbeat plays, is taking on a classic theatre of the absurd. A production that “should befuddle and bewitch, bemuse and amuse.” Tickets available at The Press Club, Mediterraneo and The Bookworm or at the door; sugg. donation of VND50,000-100,000.

Where: Central Drama Theatre, 1 Trang Tien

When: March 25, 26 and 27 at 8pm, with a Sunday matinee at 3 pm

And if you didn’t get your fill of French activities on International Francophone Day last Monday, there is still time to make it to the Canadian Francophone Film Week running until Friday. Two showing daily of different movies at 3pm and 6pm each day. Free tickets for the screenings must be picked up in advanced at the Canadian Embassy, 31 Hung Vuong Street, tel: 04-734 5022.

Where: L’Espace at 24 Trang Tien Street, Hanoi

When: March 21-25, 3-5pm and 6-8pm

Ho Chi Minh City

Touring Vietnam from Australia is Australia’s number one Beatles tribute band, The Beatels, (just beating out the number two tribute band, the Beatttles), here as part of the two countries’ cultural exchange program. First stop is several performances in Ho Chi Minh City this weekend.

Where & When: Lan Anh Music Center, March 24th and 25th (US$30 for buffet and drinks)

When & When: Rex Hotel, 141 Nguyen Hue, D1, 08-829 2828 on March 26 and 27

Pictured: “I was speaking too low, and the jury panel couldn’t hear me clearly,” claimed Nguyen Thao Huong, 20, who didn’t place in the top three, but was awarded the Miss Photogenic prize at the First Miss ASEAN Pageant in Jakarta, Indonesia last Saturday.

In retrospect

Noted:

Hanoi was recently ranked as the 29th most expensive major city in the world (out of 144), with HCM City coming in at the 36th position, based on the comparative cost of 200 goods including housing, food, clothing, household goods, transportation and entertainment. Apparently the authors did not factor in the cost of a bowl of pho.

Quoted:

“The Beatels was formed in 1996 when all four members… left Australia’s top tribute band, The Beatnix, to form their own group.”

Reporter on The Beatels Tribute Band. Wait, isn’t this called renaming the band?

“You’d never see all of these people celebrating St. George’s Day…”

Brit expat bemoaning the fact that the Irish St. Patrick’s Day is more popular than the British St. George’s Day (St. George who?)

“A: I want male models. When do we get to see a men’s fashion show?

B: When there is actually men’s fashion in Vietnam.”

Overhead at the fashion show last Friday at the Goethe Institute in Hanoi.

Miss ASEAN 2005

Sunday, July 13th, 2008

 

             

             

               

             

             

               

             

             

               

             

             

               

                   

                   

                   

                  

               

 

Jakarta, 10 Maret 2005
- Setelah sukses dengan program Miss Indonesia, RCTI melanjutkan
program pencarian talenta ini dengan program pemilihan Miss ASEAN 2005.
RCTI akan menayangkan kegiatan Miss ASEAN selama masa karantina dalam
program Road To Final setiap hari Senin - Jumat , 14 � 18 Maret 2005,
jam 16.30 WIB. Dan Sebagai puncaknya, Final Miss ASEAN disiarkan secara
LIVE pada hari Sabtu, 19 Maret 2005 jam 21.00 WIB

                  

Sebelum tampil di Final, para peserta mengikuti taping Who Wants To Be A Millionaire special charity pada tanggal 10 Maret 2005 dan ditayangkan pada hari Sabtu, 12 maret 2005.
Hasil dari pemenang akan disalurkan untuk korban tsunami di Aceh dan
Sumatra Utara melalui RCTI Peduli. Dengan tampilnya mereka pada acara
kuis favorit pemirsa ini sekaligus pemirsa bisa mengetahui sejauh mana
kualitas intelektual para peserta dimana ajang ini mengedepankan 3B
(Brain, Beauty, Behaviour)

                  

�Kami
memilih program ini sebagai salah satu bentuk kontribusi RCTI dalam
mendukung upaya mengembangkan bisnis dan pertumbuhan ekonomi
negara-negara ASEAN pada tahun ini memprioritaskan sektor pariwisata
dan perdagangan, serta mendukung upaya pemerintah meningkatkan citra
Indonesia di dunia Internasional melalui event ini,� kata Managing
Director RCTI, Sutanto Hartono.

                  

Sebuah
program TV dipilih karena beberapa kriteria, antara lain, memiliki
potensi meraih audience share dan rating yang tinggi.� Program Miss
ASEAN memenuhi kriteria tersebut. Bhakan program sekelas Miss ASEAN ini
bisa mengangkat image positif bagi RCTI,� kata Program Director RCTI,
Lala Hamid.

                  

PERSAHABATAN

                  

Sebagai
upaya meningkatkan persahabatan serta mendukung suskesnya program
pariwisata dan perdagangan negara-negara ASEAN, Indonesia menggelar
pemilihan Miss ASEAN di Jakarta, 5 s/d 19 Maret 2005. Kegiatan yang
diprakarsai Kamar Dagang dan Industri ASEAN bekerja sama dengan ASEAN
Business Advisory Council (ASEAN-BAC) ini diikuti peserta dari 8
negara, yakni Miss Philippine, Miss Vietnam, Miss Singapore, Miss
Malaysia, Miss Brunei Darussalam, Miss Myanmar, Miss Thailand, dan Miss
Indonesia.

                  

PENJURIAN

                  

Dalam
penjurian atau penilain didasarkan pada unsur 3B, yakni
Brain(kecerdasan) , behaviour (prilaku) and beauty (Kecantikan).
Seiring dengn konsep Miss ASEAN. Sementara itu secara fisik, seleksi
peserta dilakukan dengan mengacu pada pakaian-pakaian smart casual,
traditional, evening gown, dan busana daerah modern. Berangkat dari
konsep awal Miss ASEAN, dalam pemilihan ini tidak ada penggunaan busana
terbuka maupun pakaian renang. Selain itu, juga tidak ada pengukuran
tubuh secara horizontal seperti lingkar dada atau lingkar pinggul,
kecuali tinggi badan yang disyaratkan 160 cm sesuai rata-rata penduduk
ASEAN.

                  

Susunan Dewan Juri
terdiri dari Prince Kawi dari Brunei Darusalam, mantan Miss Singapore,
senator Philippine, wakil pemerintahan Vietnam, wakil pemerintahan
Myanmar, Deputy Perdana Menteri Thailand, wakil pemerintahan Malaysia,
mantan Dirjen Pariwisata, IG Ardike, dan Martha Tilaar.

                  

Pemenang
Miss ASEAN 2005 nantinya akan menjadi Goodwill Ambassador ASEAN yang
akan mempromosikan potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam
negara-negara ASEAN untuk merangsang pariwisata, perdagangan, dan
perindustrian.

                  

Panitia
menyediakan hadiah utama bagi pemenang mahkota Miss ASEAN 2005. Selain
itu, pemenang Miss ASEAN 2005 diwajibkan berdomisili di Indonesia
selama satu tahun. Ia akan tinggal di sebuah apartemen terkemuka di
jakarta, lengkap dengan fasilitas kendaraan dan sopir, ditambah gaji
bulanan serta tunjangan keperluan rumah tangga.

                  

BERKUNJUNG KE PROVINSI

                  

Yang
menarik pada acara ini, setiap kontestan dikirim ke berbagi provisisi
di Indonesia yang dianggap memiliki kemiripan budaya serta adat
istiadat dengan negara asal mereka. Misalnya Miss Brunei Darusalam dan
Miss Malaysia mengunjungi Padang, Miss Vietnam dan Miss Myanmar ke
Palembang, Miss Philippine dan Miss Thailand ke Makasar, Miss Singapore
dan Miss Indonesia ke Surabaya.

                  

Selama
didaerah-daerah tersebut, para peserta terjun langsung ke masyarakat,
bertemu para pejabat, tokoh, dan warga masyarakat serta berdialog
langsung dengan para pengusaha daerah. Sebaliknya, pada kesempatan yang
sama, para pejabat dan pengusaha daerah pun diharapkan dapat
memanfaatkan peluang uutuk mempromosikan keunggulan daerah masing
masing.

 
                  
                   

                   

                  

                  

                   

                   

                  

                  

                   

                   

                  

                  

                   

                   

Miss Indonesia
                      Imelda Fransisca
                     
Miss Malaysia
                      Joselyn Lee Pek Wan
Miss Brunei
                      Dayangku farhana Pengiran Haji Bujang
                     
Miss Myanmar
Ei Yupa Win
Miss Singapore
                      Mindy Ng Geok Boey    
                     
Miss Thailand
                      Panisa Chaikanarakkul
Miss Vietnam
                      Nguyen Thao Huong    
Miss Philippine
                      Jhezarie Javier

Miss Vietnam Jewelry Queen to start in October

Sunday, July 13th, 2008

Miss Vietnam Jewelry Queen 2005 Vuong Thanh Huyen
VietNamNet Bridge – Receiving applications as early as April, this year’s Miss Vietnam Jewelry Queen, which is aimed to extol Vietnamese beauties as well as jewelry artisans, will start nationwide this October.

The preliminary round will be kicked off on October 13 in HCM City; October 20 in Hai Phong; and in Hanoi on October 27. 30 finalists will compete for the highest title worth VND225million on the final night to be held on November 14.

Besides 225 million dong, Miss Vietnam Jewelry Queen will also be presented with an overseas trip from 5 to 7 days. Smaller prizes worth VND10million each will be given to Miss Photogenic, Best Ao Dai, Best Answer and Best Gown.

As for competing artisans, there will be a VND50million prize for Golden Hands winner; VND40million for Silver Hands; VND30million for Bronze Hands, as well as VND10million encouragement prizes.

Unlike in the two previous years, in this year’s contest, only one jury will judge both jewelry and beauties. According to the organisation committee, the final night will also see performances by well-known singers such as My Tam, Dan Truong and Dam Vinh Hung, and especially, the presence of Miss Vietnam Global 2007 Ngo Phuong Lan.

The organisation committee also said first runner up in Miss Vietnam Global 2007 Teressa Sam might attend the final night. Miss Vietnam Jewelry Queen is being organised by Gold Fashion Magazine, formerly known as Fine Arts and Jewelry Magazin

It’s Miss Japan! Miss Universe 2007 Winner

Sunday, July 13th, 2008

Miss Japan, Riyo Mori made it and won the Miss Universe 2007. She triumphed over the 77 lovely and beautiful ladies. And on the top 5 she answered the question by Miss Nina Garcia “What is the one lesson you learn as a child, that still affects your life today?”

Her answer is:

I have been dancing since I was a child, I live my life growing among fellow students and teachers, I learn how to be always be happy, to be patient and to be always positive and I want to teach this to the next generation. Thanks You. – Miss Japan Riyo Mori

Miss Japan, is crowd’s favorite ever since this year’s pageant started together with Miss Korea who is also in the top 5 finalist. Japan is also the first Runner-up of Miss Universe 2006 pageant where Miss Puerto Rico won. Though Miss Philippines Anna Theresa Licaros didn’t get it to the top 15, she awarded as Miss Photogenic and Miss China awarded as Miss Congeniality.

The Miss Universe Top 5 finalists:

Miss Venezuela – Ly Jonaitis (2nd Runner-up)
Miss Korea – Honey Lee (3rd Runner-up)
Miss Brazil – Natalia Guemaraez (1st Runner-up)
Miss USA – Rachel Smith (4th Runner-up)
Miss Japan – Riyo Mori (Miss Universe 2007)

Miss Filipina Dimahkotai Sebagai Miss ASEAN 2005

Sunday, July 13th, 2008

Kecerdasan, perilaku dan kecantikan yang dimiliki Miss Filipina 2004, Jhezarie Javier (23), membuatnya dinobatkan sebagai Miss ASEAN 2005 yang acara puncaknya digelar di Assembly Hall Balai Sidang Jakarta.

Jherie, panggilan akrabnya, berhasil menyisihkan tujuh gadis cantik lainnya dari tujuh negara anggota ASEAN yang menjadi peserta Miss ASEAN 2005 dimana Indonesia menjadi tuan rumahnya.

Sementara Indonesia yang diwakili Miss Indonesia 2005, Imelda Fransisca (22), menempati posisi runner up pertama, sedangkan untuk runner up kedua diraih oleh Miss Thailand, Panisa Chaikanarakkul (23).

Jherie yang juga terpilih sebagai Miss Natural Beauty itu nantinya akan menjadi Goodwill Ambassador ASEAN untuk mempromosikan pariwisata, perdagangan, dan investasi negara-negara anggota ASEAN ke sesama negara anggota ASEAN maupun ke seluruh dunia di berbagai kegiatan.

Dia juga mengaku siap untuk tinggal di Indonesia selama satu tahun sebagai konsekuensi dari terpilihnya dia sebagai Miss ASEAN 2005.

“Jakarta sudah menjadi rumah saya juga selain Filipina,” ujar Jherie yang malam itu tampil anggun dan percaya diri dengan gaun malam berwarna biru laut.

Sementara bagi Imelda yang juga terpilih sebagai Miss Favorit, siapapun yang menjadi pemenang dalam kontes itu tidak menjadi masalah karena yang lebih penting adalah rasa persahabatan dan kerjasama yang terjalin selama dua minggu bersama tujuh finalis Miss ASEAN 2005 lainnya.

“Saya juga siap membantu Miss ASEAN dalam melaksanakan tugasnya, karena nantinya Miss ASEAN 2005 akan tinggal di Jakarta selama satu tahun. Yang lebih penting adalah bagaimana kerjasama dan persahabatan itu tercipta dengan lebih erat,”

menggunakan sistem Kalender Gregorian sejak tahun ke-6 zaman Meiji (1 Januari 1873)

Sunday, July 13th, 2008

menggunakan sistem Kalender Gregorian sejak tahun ke-6 zaman Meiji (1 Januari 1873). Sampai akhir tahun ke-5 zaman Meiji (1872), Jepang masih menggunakan Kalender Tempō (Temporeki) yang merupakan kalender lunisolar (perpaduan sistem kalender matahari dan kalender lunar).
Daftar isi
[sembunyikan]

* 1 Penulisan tanggal
* 2 Penulisan nama-nama bulan
* 3 Penulisan nama-nama hari
* 4 Penulisan tanggal berikut nama hari
* 5 Penulisan tahun menggunakan nama zaman
* 6 Nama-nama zaman
* 7 Penggunaan angka Arab untuk penulisan tanggal
* 8 Daftar nama-nama bulan menurut kalendar lunar Jepang
* 9 Tahun Baru Jepang
* 10 Eto yang dilambangkan 12 jenis binatang
* 11 Daftar nama hari-hari mistik
* 12 Hari-hari Libur Resmi
* 13 Libur Tidak Resmi
* 14 Hari-hari Perayaan Tradisi
* 15 Daftar pustaka
* 16 Lihat pula
* 17 Pranala luar

[sunting] Penulisan tanggal

Penanggalan Jepang ditulis dengan urutan sebagai berikut: Tahun, Bulan, dan Hari. Misalnya tanggal 15 April 2005 ditulis sebagai berikut:

2005年4月15日

Angka untuk tanggal dapat ditulis menggunakan angka Arab atau Kanji, misalnya:

* Penulisan angka dengan menggunakan angka Arab untuk sistem penulisan Yokogaki (penulisan dari kiri ke kanan):

2005年4月15日

yang dibaca sebagai berikut: nisen-go nen, shigatsu, jugonichi.

年 (nen) adalah kanji untuk tahun
月 (gatsu) adalah kanji untuk bulan
日 (nichi) adalah kanji untuk hari

* Penulisan angka dengan menggunakan huruf Kanji, khusus untuk penulisan tanggal untuk sistem penulisan Tategaki (sistem penulisan dari atas ke bawah, misalnya tulisan Jepang pada surat kabar dan buku):

二〇〇五年 四月 十五日

juga dibaca sebagai: nisen-go nen, shigatsu, jugonichi

二〇〇五 adalah kanji untuk 2005
四 adalah kanji untuk 4
十五 adalah kanji untuk 15

[sunting] Penulisan nama-nama bulan

Nama-nama bulan Jepang ditulis dengan urutan angka 1 sampai 12. Nama-nama bulan yang ditulis dengan angka yang berasal dari huruf Kanji umumnya hanya digunakan untuk penulisan Tategaki.

* Ichigatsu 1月 (一月)
* Nigatsu 2月 (二月)
* Sangatsu 3月 (三月)
* Shigatsu 4月 (四月)
* Gogatsu 5月 (五月)
* Rokugatsu 6月 (六月)
* Sichigatsu 7月 (七月)
* Hachigatsu 8月 (八月)
* Kugatsu 9月 (九月)
* Jugatsu 10月 (十月)
* Juichigatsu 11月 (十一月)
* Junigatsu 12月 (十二月)

[sunting] Penulisan nama-nama hari

Nama-nama hari dalam Bahasa Jepang diambil dari nama-nama planet dalam tata surya.

Nichiyobi (日曜日) Minggu
Getsuyobi (月曜日) Senin
Kayobi (火曜日) Selasa
Suiyobi (水曜日) Rabu
Mokuyobi (木曜日) Kamis
Kinyobi (金曜日) Jumat
Doyobi (土曜日) Sabtu

Kanji yang digunakan untuk menulis hari Minggu adalah 日 (nichi) yang berarti Matahari. Kanji untuk menulis hari Senin adalah 月 (gatsu) yang berarti Bulan, dan seterusnya sebagai berikut: 火 (ka, Mars), 水 (sui, Merkurius), 木 (moku, Jupiter), 金 (kin, Venus), 土 (do, Saturnus).

[sunting] Penulisan tanggal berikut nama hari

Urutan penulisan tanggal jika ingin menggunakan nama hari adalah sebagai berikut: 2005年4月15日(金) Tahun, Bulan, Tanggal, Hari Kanji untuk nama hari ditulis di dalam kurung: (日), (月), (火), (水), (木), (金), dan (土)

Angka tahun juga bisa tidak ditulis, misalnya hari Jumat 15 April, ditulis sebagai: 4月15日(金)

Orang Jepang biasanya sudah mengerti bahwa 4月15日(金) adalah hari Jumat tanggal 15 April tahun ini.

[sunting] Penulisan tahun menggunakan nama zaman

Jepang selain menggunakan tahun Gregorian juga menulis tahun berdasarkan nama zaman kekaisaran Jepang (Gengo, 元号).

Dengan menggunakan nama zaman, tanggal 15 April 2005 juga dapat dituliskan sebagai berikut:

平成17年4月15日 (Heisei junana nen, shigatsu, jugonichi)

Heisei adalah nama zaman yang menandai pemerintahan Kaisar Akihito yang dimulai sejak tanggal 8 Januari 1989.

[sunting] Nama-nama zaman

Nama-nama zaman ditentukan dengan Instruksi Kabinet (seirei) berdasarkan awal pemerintahan kekaisaran. Sebelum zaman Meiji, seorang kaisar Jepang dapat memiliki lebih dari satu nama zaman.

Contoh nama-nama zaman yang dimulai sejak zaman Meiji adalah sebagai berikut:

* Meiji (明治) 8 September 1868 s/d– 29 Juli 1912
* Taisho (大正) 30 Juli 1912 s/d– 24 Desember 1926
* Showa (昭和) 25 Desember 1926 s/d 7 Januari 1989
* Heisei (平成) 8 Januari 1989 -

Penulisan tahun berdasarkan nama zaman digunakan untuk menulis tanggal pada dokumen yang sifatnya resmi.

Orang Jepang umumnya lebih mengetahui tahun kelahirannya berdasarkan nama zaman dibandingkan dengan tahun Gregorian. Ini disebabkan karena sewaktu mengisi formulir yang sifatnya resmi, orang Jepang selalu diminta untuk mengisikan tahun kelahirannya menurut nama zaman. Misalnya, orang Jepang yang dilahirkan pada tahun 1987 kadang-kadang lebih ingat kalau tahun kelahirannya adalah Tahun Showa ke-62 (昭和62年, Showa rokujuni nen).

[sunting] Penggunaan angka Arab untuk penulisan tanggal

Dalam pengetikan bahasa Jepang dengan menggunakan komputer, penulisan angka boleh menggunakan “karakter penuh” (全角, zenkaku) atau “karakter setengah”(半角, hankaku), misalnya tanggal 15 April 2005 bisa ditulis sebagai: 2005年4月15日 (hankaku), atau 2005年4月15日 (zenkaku) Kedua cara penulisan seperti ini diterima secara luas di Jepang.

[sunting] Daftar nama-nama bulan menurut kalendar lunar Jepang

Jepang juga mengenal penamaan bulan-bulan berdasarkan kalender lunar Jepang (Inreki 陰歴). Nama-nama bulan berdasarkan kalender Inreki, sampai saat ini masih digunakan dalam dunia sastra dan masih dikenal luas oleh orang Jepang:

1 睦月 Mutsuki Januari
2 如月 Kisaragi Februari
3 弥生 Yayoi Maret
4 卯月 Uzuki April
5 皐月 Satsuki Mei
6 水無月 Minazuki Juni
7 文月 Fumizuki Juli
8 葉月 Hazuki Agustus
9 長月 Nagatsuki September
10 神無月 Kannazuki Oktober
11 霜月 Shimotsuki November
12 師走 Shiwasu Desember

Menurut cerita di balik penamaan bulan-bulan Inreki, Oktober disebut Kannazuki (神無月) atau “bulan tidak ada dewa” (dari urutan kanji yang membentuk kata Kannazuki: 神 dewa, 無 tidak ada, 月 bulan), konon pada bulan itu para dewa-dewi semuanya berkumpul di kuil Izumo Taisha di Prefektur Shimane.

Bulan Desember disebut Shiwasu (師走, Shiwasu? guru berlari) karena orang Jepang sibuk menyambut Tahun Baru di bulan Desember, bahkan para guru yang biasanya tidak sibuk (menurut cerita zaman dulu), ternyata ikut sibuk berlarian kesana-kemari untuk menyambut Tahun Baru.

[sunting] Tahun Baru Jepang

Jepang merayakan Tahun Baru berdasarkan sistem kalender Gregorian, namun menganut tradisi Shio (Eto) yang berasal dari sistem kalender Tionghoa.

Jepang merayakan tahun baru dan pergantian Eto secara bersamaan pada tanggal 1 Januari, walaupun menurut sistem kalender Tionghoa, pergantian Shio terjadi pada Tahun Baru Imlek.

[sunting] Eto yang dilambangkan 12 jenis binatang

Eto dilambangkan oleh duabelas jenis binatang:

Ne (子) Tikus
Ushi (丑) Sapi
Tora (寅) Harimau
U (卯) Kelinci
Tatsu (辰) Naga
Mi (巳) Ular
Uma (午) Kuda
Hitsuji (未) Domba
Saru (申) Kera
Tori (酉) Ayam
Inu (戌) Anjing
I (亥) Babi Hutan

Dulunya Eto banyak digunakan untuk dasar ramalan nasib dan karakter pribadi orang, tetapi di zaman modern Jepang, Eto yang disimbolkan dalam bentuk benda-benda kecil dari keramik hanya berfungsi sebagai benda pajangan di pintu masuk rumah (genkan).

Penjualan benda-benda kecil dari keramik yang melambangkan Eto, biasanya sudah dimulai 2-3 bulan sebelum menjelang Tahun Baru. Dalam perayaan Tahun Baru di Jepang, ada tradisi untuk menghias rumah dengan pajangan yang melambangkan Eto untuk tahun tersebut.

[sunting] Daftar nama hari-hari mistik

Sampai saat ini masih banyak kalender dinding Jepang yang memuat hari-hari mistik. Hari-hari mistik sampai sekarang ini masih dipercaya sebagai pedoman untuk memilih hari baik untuk melakukan upacara yang sifatnya resmi seperti resepsi pernikahan dan upacara pemakaman.

Pekan yang disebut rokuyō (六曜) terdiri dari 6 hari-hari mistik: sakigachi, butsumetsu, tomobiki, sakimake, dan shakko.

Arti hari-hari mistik Jepang adalah sebagai berikut:

* Sakigachi atau senshō (先勝)

Hari baik untuk acara penting, asalkan acara tersebut diadakan pada pagi hari dan sebaiknya tidak mengadakan acara penting sesudah tengah hari.

* Butsumetsu (仏滅)

Hari sial untuk memulai sesuatu. Sebaiknya tidak mengadakan resepsi pernikahan atau membuka bisnis.

* Tomobiki (友引)

Hari untuk tidak mengadakan pemakaman. Tomo (友) artinya teman, Biki (引) artinya menarik. Konon kalau mengadakan pemakaman pada hari ini, orang yang meninggal akan “mengajak” teman-temannya yang masih hidup untuk ikut pergi bersama-sama ke alam sana.

* Dai an (大安)

Hari mujur untuk melakukan segala macam kegiatan. Hari terbaik untuk menikah atau mengadakan resepsi pernikahan.

* Sakimake atau senbu (先負)

Hari harus berhati-hati. Pada hari ini sebaiknya menghindari keputusan yang sifatnya penting.

* Shakkō (赤口)

Hari sial. Pada hari ini sebaiknya tidak mengadakan acara yang sifatnya penting seperti pemakaman atau pernikahan.

[sunting] Hari-hari Libur Resmi
Tanggal Nama hari libur dalam Bahasa Indonesia Nama hari libur dalam Bahasa Jepang Keterangan dan tradisi yang terkait
1 Januari Tahun Baru 元日 (Ganjitsu) Di hari-hari awal tahun baru terdapat tradisi melakukan hatsumode (kunjungan pertama ke kuil).
Senin minggu ke-2 bulan Januari Hari Kedewasaan 成人の日 (Seijin no hi) Coming of Age Day Upacara bernama Seijin shiki diadakan di seluruh Jepang untuk menyambut penduduk yang mencapai usia 20 tahun.
11 Februari Hari Pembentukan Negara 建 国記念日 (Kenkoku kinen no hi) National Foundation Day Hari untuk memperingati penobatan Kaisar Jepang yang pertama.
20 atau 21 Maret Hari Ekuinoks Musim Semi 春分の日 (Shunbun no hi) Vernal Equinox Day Hari untuk melakukan ziarah ke makam.
29 April Hari Shōwa 昭和の日 (Shōwa no hi) Hari libur untuk memperingati ulang tahun Kaisar Shōwa menurut keputusan Parlemen Jepang tertanggal 13 Mei 2005.
3 Mei Hari Peringatan Konstitusi 憲法記念日 (Kenpo kinenbi) Hari mulai berlakunya Konstitusi Jepang.
4 Mei Hari Hijau 緑の日 (Midori no hi) Greenery Day Hari libur untuk mencintai tumbuhan dan berterima kasih atas hasil alam.
5 Mei Hari Anak-anak 子どもの日 (Kodomo no hi) Hari kesehatan dan kesejahteraan anak-anak, dan sering disebut Hari Anak Laki-laki.
Senin minggu ke-3 bulan Juli Hari Laut 海の日 (Umi no hi) Hari berterima kasih pada lautan dan samudra.
Senin minggu ke-3 bulan September Hari Penghormatan Orang Lanjut Usia 敬老の日 (Keirō no hi) Respect for the Aged Day Hari memperhatikan kesejahteraan orang lanjut usia.
23 September Hari Ekuinoks Musim Gugur 秋分の日 (Shūbun no hi) Autumnal Equinox Day Hari untuk melakukan ziarah ke makam.
Senin minggu ke-2 bulan Oktober Hari Olahraga dan Kesehatan 体育の日 (Taiiku no hi) Hari libur untuk memperingati hari pembukaan Olimpiade Tokyo 1964.
3 November Hari Kebudayaan 文化の日 (Bunka no hi) Dulunya merupakan hari libur untuk memperingati hari ulang tahun Kaisar Meiji, tetapi kemudian dijadikan hari libur untuk mempromosikan kebudayaan Jepang.
23 November Hari Berterimakasih pada Pekerja/Buruh 勤労感謝の日 (Kinro kansha no hi) Labor Thanksgiving Day Hari libur untuk menghormati kaum buruh dan merayakan hasil produksi.
23 Desember Hari Ulang Tahun Kaisar 天皇誕生日 (Tennō tanjobi) Hari libur untuk merayakan ulang tahun Kaisar Jepang yang sekarang.

[sunting] Libur Tidak Resmi

Selain hari libur resmi yang ditetapkan pemerintah, Jepang juga memiliki tradisi liburan tidak resmi.

* Libur Golden Week

Golden Week adalah pekan di akhir bulan April dan awal bulan Mei yang secara kebetulan ada 4 hari libur resmi yang hampir berurutan (29 April, 3 Mei, 4 Mei, dan 5 Mei). Sebagian besar kantor-kantor memutuskan untuk meliburkan pegawainya selama periode Golden Week. Di tahun 2005, sebagian perusahaan dan bisnis tutup selama 10 hari mulai tanggal 29 April sampai tanggal 9 Mei, karena 2 Mei dan 6 Mei adalah dua hari kerja yang terjepit di antara hari libur resmi dan libur akhir pekan.

* Libur Obon

Libur Obon (盆休み Obon yasumi) adalah hari-hari libur tidak resmi sebelum dan sesudah tanggal 15 Agustus. Walaupun perayaan Obon tidak merupakan hari libur resmi, perusahaan dan pemilik usaha sering meliburkan diri selama beberapa hari (13-16 Agustus) atau hingga satu minggu. Libur Obon digunakan untuk berziarah ke makam dan berkumpul dengan sanak keluarga di kampung halaman. Kantor pemerintah tetap buka seperti biasa, walaupun sebagian besar pegawai meminta cuti untuk merayakan Obon.

* Libur Tahun Baru Jepang

Libur Tahun Baru Jepang (お正月 Oshogatsu yasumi) adalah kesempatan pulang ke kampung halaman dan berkumpul dengan sanak keluarga untuk merayakan hari Tahun Baru. Liburan tahun baru lamanya berbeda-beda tergantung pada kebijaksanaan masing-masing kantor. Kantor-kantor pemerintahan dan swasta biasanya tutup sejak menjelang akhir tahun (29 Desember atau 30 Desember) hingga beberapa hari sesudah Tahun Baru.

[sunting] Hari-hari Perayaan Tradisi

Sebagai negara yang memelihara kelangsungan tradisi, ada hari-hari tertentu yang bukan merupakan hari libur, tetapi merupakan hari-hari khusus yang dirayakan secara luas di Jepang.
Tanggal Nama perayaan dalam Bahasa Indonesia Nama perayaan dalam Bahasa Jepang Keterangan dan tradisi yang terkait
3 Februari Hari Pergantian Musim 節分 (Setsubun) Dulunya orang Jepang selalu memperingati hari-hari yang menandai pergantian musim (setahun ada 4 kali Setsubun), tetapi sekarang yang diperingati hanyalah hari yang terjepit di antara akhir musim dingin dan awal musim semi.

Pada hari Setsubun ada tradisi melempar kacang kedelai untuk mengusir hantu (鬼 oni). Di kuil-kuil Shinto diadakan upacara melempar-lempar kacang kedelai yang juga dilakukan oleh bintang tamu orang-orang terkenal. Di rumah-rumah orang Jepang, kacang kedelai dilempar-lemparkan sambil mengucap mantera (Hantu ke luar, rezeki ayo ke dalam! (鬼は外、福は内! Oni wa soto, fuku wa uchi!).
3 Maret Hari Anak Perempuan ひなまつり (Hina Matsuri) Girl’s Festival Hari untuk mendoakan kesehatan dan pertumbuhan anak perempuan. Di rumah orang Jepang yang mempunyai anak perempuan usia sekolah, terdapat tradisi untuk memajang boneka pasangan pengantin (ひな人形 hina ningyo) dalam upacara pernikahan zaman Heian.
7 Juli Festival Tanabata 七夕まつり (Tanabata matsuri) Star Festival Konon festival ini berasal dari legenda kuno Tiongkok mengenai kisah cinta seorang penenun yang bernama Orihime and penggembala sapi yang bernama Hikoboshi. Pasangan yang sedang dilanda cinta ini hanya dapat bertemu setahun sekali di hari Tanabata, di saat tempat tinggal mereka di bintang Vega dan bintang Altair yang terpisahkan Galaksi Bima Sakti (天の川 Ama no gawa) letaknya menjadi sangat berdekatan.

Pada perayaan Tanabata, anak-anak sekolah dan pasangan yang sedang berpacaran menuliskan keinginan, harapan, dan cita-cita masa depan di atas Tanzaku (kertas persegi panjang). Tanzaku kemudian digantung di dahan-dahan pohon bambu bersama-sama dengan hiasan beraneka warna agar keinginan yang dituliskan menjadi terkabul.
15 Agustus Perayaan Obon お盆 (Obon) Kesempatan berkumpul dengan sanak keluarga di kampung halaman bagi orang Jepang. Kabarnya pada hari ini para arwah leluhur diberi izin untuk turun ke bumi mengunjungi sanak keluarga.
15 November Perayaan usia tujuh-lima-tiga tahun 七五三 (Shichi-Go-San) Perayaan untuk mendoakan kesehatan anak perempuan yang sudah genap berusia 7 dan 3 tahun, dan anak laki-laki yang sudah genap berusia 5 tahun. Tradisi ini merupakan kewajiban bagi para orang tua untuk membawa anak-anak yang sudah genap berusia 7, 5 atau 3 tahun ke kuil-kuil Shinto untuk didoakan.

Pada perayaan ini kita bisa melihat anak-anak yang sedang merayakan Shichi-go-san mengenakan pakaian kimono yang bagus-bagus. Para orang tua memanfaatkan kesempatan ini untuk mengabadikan anak-anak yang sudah berpakaian bagus dengan membuat foto keluarga di studio foto.